Warga Barito Kuala Diminta Manfaatkan Pembuatan Kartu Identitas Anak

Senin, 23 Mei 2016 14:43 WITA

MARABAHAN - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Kuala (Batola), Drs H Jakuinudin MSi, mengimbau masyarakat untuk memanfaat pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).

Imbauan Jakuinudin ini disampaikannya saat Membina Upacara di halaman Kantor Bupati Batola, Senin (23/5/2016).

Kadisdukcapil yang akrab disapa Pak Jakui itu menerangkan, banyak manfaat dari KIA. Di antaranya untuk syarat terkait dalam pelayanan di bank, membuat passport, dan lainnya.

Sedangkan syarat dalam pembuatan yakni KTP orangtua, kartu keluarga, akte kelahiran, pas foto bagi yang berumur 5-17 tahun kurang sehari, sedangkan bagi yang berumur 0–5 tahun tanpa pas foto.

Mantan Kabag Organisasi dan Tata Laksana Setda Batola itu menerangkan, diberlakukankan KIA dalam upaya memberikan pelayanan dalam pemenuhan hak konstitusional warga Negara Indonesia.

Pada 2000, sebut Jakui, KIA diterapkan di 50 kabupaten/kota di Indonesia. Sedangkan pada tahun 2017 KIA akan diterapkan di 514 kabupaten/kota se-Indonesia. “Tujuan diterapkan KIA ini dalam upaya mendapatkan pendataan pelayanan publik,” paparnya.

Selain menyinggung tentang KIA, Kadisdukcapil Batola itu juga menerangkan pihaknya saat ini telah melakukan pemetaan administrasi kependudukan, dalam upaya melaksanakan tertib administrasi kependudukan.

Dalam upaya mewujudkan tertib administrasi kependudukan, sebut Jakui, tentunya diperlukan dukungan di antaranya harus adanya laporan mulai dari tingkat desa seperti RT, kades, hingga pihak kecamatan.

Jakui mengatakan, sering terjadi adanya ketidaksinkronan data penduduk terutama terkait dalam pemilihan seperti pilkada. Ada disebutkan, banyak data pemilih yang sudah mati.

Menurut Kadisdukcapil terjadinya hal semacam itu lantaran pihak Disdukcapil tidak mendapatkan laporan menyangkut akte kematian dari pihak desa atau kecamatan. Sehingga Disdukcapil tidak bisa menghapus data penduduk setempat.

“Oleh karena itu untuk tertib admistrasi kependudukan diperlukn adanya dukungan dari para pihak terutama menyangkut data untuk dilaporkan ke pihak Disdukcapil agar bisa dilakukan penghapusan data,” katanya. (HUMPRO BATOLA)

Penulis: Pemkab Barito Kuala
Editor: Pemkab Barito Kuala
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
3325 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2019
Atas